
SETITIK CAHAYA MENERANGI KEGELAPAN MALAM.
Langit hitam kelam menutupi sejuta bintang-bintang berkilau ia memberi petanda bahwa hujan aka turun membasahi bumi, serta angin yang membuat8 tumbuhan bergoyang, malam semakin hitam diri yang mulai bingung akan cahaya yang tenggalam ditelan oleh langit, serta mencari jalanpun susah untuk di temukan. Hingga aku berhenti di sebuah tempat untuk beristirahat sejenak, sambil memandang sekeliling yang kebetulan ada sebuah pohon yang sedikit memancarkan setitik terang, akhirnya kaki bergerak melangkan menuju setitik cahaya itu, ketika sampai di tempat tersebut ternyata ada sebuah gubuk yang lumayan besar terlihat terlihat rapi, aku kira tidak ada penghuni.
Setelah itu aku duduk santai sambil membakar sebatang rokok yang terisisa dalam kantung keciku.
Tiba-tiba aku mendengar suara nyanyian merdu dalam gubuk itu dengan rasa penasaran aku memanggilnya dia pun meresponnya, akhirnya dia keluar dari gubuk itu dan aku terdiam yang seolah ini adalah penyihir kegelapan yang membuatku bisu, ternyata ada sosok gadis cantik yang sambil tersenyum kepadaku,
hingga aku mulai berkomunikasi dengannya sambil ia menyediakan secangkir kopi hangat untukku.
Malam semakin larut cuaca pun sedikit membaik aku pun bergegas untuk pulang dan dirinya mengantarkanku kedepan pintu gubuknya dengan sambil memberikan senyumannya sehingga akupun terpikat melihat sosok gadis baik baik dan parasnya sempurna yang belum pernah aku lihat di gadis lain,lalu ia berkata kepadaku “jika di tengah jalan kau tidak menemukan setitik cahaya maka kembalilah kepada diriku,dan aku siap untuk menjadi tempatmu sekaligus rumah untukmu kembali dengan kondisi apapun”. Akhirnya diriku berjalan untuk pulang sambil teringat kata-kata darinya. Dengan heran gadis yang baru pertama aku jumpa begitu beraninya mengularkan kalimat hati yang seolah memberikan sebuah kunci untuk membuka sebuah gembok rahasia Qolbu. Ketika sampai di rumah aku masih kepikiran tentang gadis cantik itu, Saat menjelang pagi ku melihat alam sekeliling dengan burung-burung berkicau dan mengudara, aku masih berpikir kejadian yang secara tiba-tiba menghampiri ku tadi malam, aku terdiam dengan rasa penasaran yang tanpa sekata pun. Lalu ku bergegas untuk pergi bertemu dengannya, sampai di tempat itu, aku menatapnya sambil memberikan senyuman istimewah dengannya lalu dia bertanya kenapa engkau kembali?? Aku pun menjawab tadi malam aku tidak pernah melihat setitik cahaya sebagai penerang jalanku “lalu ia sambil tersenyum, dan tidak berkata apa-apa.
Ia menyuruhku untuk duduk di kursi dengan menuangkan kopi hangat untukku di pagi hari, aku pun mulai jatuh cinta dengannya, jantung terus berdetak mengiringi waktu setiap saat lalu aku memberanikan diri mengungkapkan sebuah rasa lewat kata yang berisi sair cinta untuknya, akhirnya ia juga menjawab dengan satu kalimat sair yang sama serta tujuan yang sama untuk membangun perikatan yang sah.
Tak sekatapun aku mengeluarkannya, aku menulis dalam kisah hari ini, bahwa masih ada wanita yang membuatku jatuh cinta sehebat ini, yang tidak ada keraguan sedikitpun dalam hati, aku rasa ini adalah buah cinta dan rasa terhebat, ini adalah takdir yang tanpa sengaja di atur lebih dulu, mata hati telah melihat isi rahasia yang di sembuyikan oleh dunia, hati yang secara tiba untuk bahagia, hati yang sudah di bersihkan oleh ketertarikan energi antara semesta aku dan dia.
alam pun memberiku petanda bahwa semua takdir yang di turunkan untukku secara kebetulan yang tidak teratur dan direncanakan, dan ia akan hadir lewat apapun bentuknya dan dirinya adalah bentuk kebahagiaan yang di ciptakan oleh hatiku,semesta telah menghadirkan takdir untukku berupa permata yang telah di tuliskan dalam catatan sepasang kekasih yang telah di ikatkan oleh janji kedalam jalan cerita untuk mengukir sebuah perjalanan yang indah bersama dirinya.
TERIMAKASIH
#Dae Ryan
#Dae shani